Senin, 29 Agustus 2016

Catatan Perjalanan Ibadah Haji : A-Z Persiapan Melaksanakan Ibadah Haji (26 Dzulqa’dah 1437 H – 22 Dzulhijjah 1437 H / 29 Agustus 2016 M - 23 September 2016 M)



By Aidil espeogeh
Labbaikawloohumma labbaik,
Labbaika laa syariika laka labbaik,
Innalhamda wanni'mata laka wal mulk,
Laa syariika lak.
 



Keberangkatan Haji Khusus Kuota Kementerian Agama Republik Indonesia, PT. Siar Haramain International Wisata, Senin, 26 Dzulqa’dah 1437 H /  29 Agustus 2016


Alhamdulilah... Hari ini adalah hari akan dimulainya semua rangkaian kegiatan Ibadah Haji saya bersama istri. Tahun ini, tepatnya 26 Dzulqa’dah – 22 Dzulhijjah 1437 H  / 29 Agustus - 23 September 2016 saya dan istri akan melaksanakan ibadah haji. Perjalanan ini kusebut perjalanan spiritual atau religi. Karena perjalanan hari ini tidak hanya sekedar perjalanan biasa tapi juga bernilai ibadah. Karena perjalanan hari ini merupakan perjalanan untuk memenuhi panggilan Allah dan mengerjakan perjalanan spiritual yang diperintahkan oleh Allah dan wajib hukumnya ditujukan bagi umat Islam yang mampu secara materi, fisik dan mental, yaitu melaksanakan ibadah haji. 

Bagi kami sebagai seorang muslim ibadah haji ini sebagai salah satu rukun islam yang merupakan penutup dan penyempurna dari keislaman seseorang dihadapan Allah. Saya putuskan untuk memosting kisah dan pengalaman “A-Z Persiapan Melaksanakan Ibadah Haji” saya dan istri ini bertepatan di hari saat hari pertama keberangkatan kami akan melaksanakan ibadah haji yaitu Senin, 26 Dzulqa’dah 1437 H /  29 Agustus 2016. 

Saya putuskan untuk memosting tulisan ini terlebih dahulu dari sekian banyak tulisan yang belum bisa saya selesaikan karena kesibukan dan juga berbagai hal lainnya yang menghambat. Tulisan ini sebenarnya langsung sudah saya buat sejak saya dan istri mendapatkan kabar pada 12 Juni 2016 untuk keberangkatan Haji Khusus Kuota Kementerian Agama Republik Indonesia. Jadi rencana keberangkatan menunaikan ibadah haji hanya tinggal 2 ½ bulan lagi sejak pemberitahuan terakhir sampai keberangkatan hari ini. 

Tetapi penerbitan tulisan ini memang saya sengaja keluarkan disaat bersamaan dengan hari pertama keberangkatan kami melaksanakan ibadah haji, dengan maksud biar memudahkan saya untuk mengingat peristiwa penting sekali dalam seumur hidap kami. 

Saya memosting tulisan ini tujuannya semata-mata hanya untuk mendokumentasikan kepergian Haji saya dan istri sebagai kenang-kenangan buat kami dalam melaksanakan ibadah haji. Tidak ada maksud untuk hal-hal lain, seperti riya’ (pamer / hasrat ingin dipandang terhormat oleh orang lain), takabur (sombong), atau sum’ah (keinginan untuk dipuji atau terkenal). Saya selalu berusah untuk menjaga kebersihan hati ini dari hal-hal tersebut. Sedangkan untuk kisah dan pengalaman kami selama melaksanakan ibadah haji akan segera saya posting setelah kami kembali ketanah air nanti. 
Selalu Kangen Mereka..... 
Keberangkatan Haji Khusus Kuota Kementerian Agama Republik Indonesia, PT. Siar Haramain International Wisata, Senin, 26 Dzulqa’dah 1437 H /  29 Agustus 2016 



Setiap muslim pasti memiliki harapan akan dapat menjalankan ibadah haji. Begitu juga dengan saya dan istri. Di dalam hati saya dan istri selalu berniat dengan hasrat yang kuat dan terus bersinar yang tidak mudah padam ingin menjadi tamu Allah ke Baitullah. Alhamdulilah, Allah telah memanggil kami ke sana. Ini adalah hidayah dari-Nya. 

Ingatlah, bahwa Allah tidak memanggil orang yang mampu, tetapi memampukan setiap orang yang di panggil. Mimpi indah itu akhirnya jadi kenyataan dalam hidup kami. 

Sebenarnya untuk keberangkatan ibadah haji ini, sebelumnya kami sudah mendaftarkan diri secara Mandiri dengan menyetorkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) ke bank pada tanggal 25 Januari 2010 untuk keberangkatan haji reguler dengan waktu tunggu selama 10 tahun. Tetapi karena satu dan lain hal, maka pada tanggal 16 Agustus 2012 kami membatalkan keberangkatan haji reguler kami tersebut dan berniat melaksanakan ibadah haji dengan jalur khusus. 

Jadilah pada tanggal 16 Agustus 2012 tersebut kami langsung melakukan pendaftaran haji dengan jalur khusus melalui PT. Siar Haramain International Wisata yang berada di Jl. Sisingamangaraja No. 18 (Hotel Garuda Plaza) Medan 20213, Sumatera Utara, Hotline : 061-7367132 / 061-7323519, Fax : 061-7323524, E-mail : siarwisata@yahoo.com, Website : www.siartour.com. 

Kami memilih agen biro perjalanan ini sebagai sarana untuk menuju ke Baitullah, karena kami telah lama kenal dengan salah satu pengurusnya yaitu Muhammad Yazid Arief yang merupakan teman sekelas dengan adik saya dan sempat pada saat pertengahan tahun 2011 saya juga melakukan transaksi jual beli sebuah ruko melalui beliau. Melalui agen biro perjalanan ini kami meminta diuruskan pembatalan keberangkatan haji reguler kami dan dialihkan ke haji dengan jalur khusus. 

Tanpa butuh waktu lama, urusan pembatalan haji reguler pun beres. Alhamdulilah, semua dana yang telah saya dan istri setor ke bank untuk dana awal Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) reguler tersebut dibalikkan ke rekening kami tanpa ada potongan sama sekali. Kami hanya di kenakan biaya oleh pihak agen biro perjalanan untuk pengurusan urusan tersebut sebesar Rp. 500.000 per orang. 

Beres urusan pembatalan haji reguler, segera kami melengkapi ulang berkas berupa Passport, Pas Foto, Akte Kelahiran, Buku Nikah, Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga dan segera kami menyetor ulang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) untuk haji khusus tersebut melalui agen biro perjalanan. 

Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) untuk haji khusus ditetapkan pemerintah lebih tinggi daripada haji reguler, karena terdapat perbedaan signifikan atas fasilitas yang dapat dinikmati oleh jamaah haji. Pembayaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) untuk haji khusus ini dilakukan dengan mata uang Dollar Amerika atau mata uang Rupiah sesuai dengan kurs jual transaksi Bank Indonesia yang berlaku pada hari dan tanggal pembayaran. 

Pada tanggal 16 Agustus 2012 kami menyetor ulang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) untuk haji khusus tersebut melalui agen biro perjalanan. Sesuai dengan peraturan pemerintah untuk jamaah haji khusus diharuskan melakukan Setoran Awal Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) sebesar 4.000 US Dollar per orang. Nilai kurs pada saat itu adalah 1 US Dollar = 9.520 Indonesian Rupiah.
Bukti Setoran Awal Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Khusus melalui agen biro perjalanan


Setelah kami melakukan pembayaran Setoran Awal Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) untuk haji khusus melalui agen biro perjalanan haji, maka pada tanggal 06 September 2012 kami mendapatkan selembar kertas bukti Setoran Awal Pembayaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Tanggal 06 September 2012 ini adalah sebagai tanggal terdaftarnya saya dan istri sebagai jamaah haji khusus kuota Kementerian Agama Republik Indonesia. Kertas tersebut berisikan semua identitas saya dan istri, serta yang terpenting kita mendapatkan nomor porsi haji untuk keberangkatan menuju ke Baitullah. Nomor porsi haji ini terdiri dari 10 digit dan nomor porsi haji ini akan tertera di bukti Setoran Awal Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). 
Nomor Porsi Haji Reguler yang kami batalkan.
Nomor Porsi Haji tampak tertera di Setoran Awal Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Reguler kuota Kementerian Agama Republik Indonesia

Nomor Porsi Haji Khusus yang baru kami peroleh.
Nomor Porsi Haji tampak tertera di Setoran Awal Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Khusus kuota Kementerian Agama Republik Indonesia


Nomor porsi ini semacam nomor antrian untuk keberangkatan haji. Dengan nomor porsi haji, kita bisa mengecek estimasi tahun keberangkatan kita secara online. Fungsi mengetahui estimasi tahun keberangkatan haji ini adalah untuk persiapan haji seperti pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), persiapan perlengkapan haji yang harus dibawa atau persiapan pemantapan ilmu tentang manasik haji dan sebagainya.
Bukti Setoran Awal Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Khusus yang mencantumkan identitas saya dan nomor porsi haji saya


Bukti Setoran Awal Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Khusus yang mencantumkan identitas istri saya dan nomor porsi haji istri saya


Untuk mengetahui estimasi tahun keberangkatan, kita bisa mengunjung Website Haji Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia di http://haji.kemenag.go.id. Dengan memasukkan nomor porsi maka kita dapat melihat perkiraan berangkat. Kami harus bersabar dalam menunggu antrian berangkat. Walaupun kami ikut haji khusus, saat ini harus tetap antri beberapa tahun. 

Tetapi kami bisa sedikit lega, karena dengan kami sudah mendapat nomor porsi haji, berarti kami adalah jamaah haji kuota Kementerian Agama Resmi (karena Haji Khusus Non Kuota tidak ada nomor porsi). Calon Jamaah haji harus berhati-hati untuk memastikan namanya masuk dalam sistem kuota pemerintah dengan mendapatkan nomor porsi. Karena cara pendaftaran Haji Khusus Kuota dan Haji Khusus Non Kuota sama saja. Bedanya, pada Haji Khusus Kuota dana yang disetorakan calon jamaah akan disetorkan ke pemerintah sementara pada Haji Khusus Non Kuota dana calon jamaah dikelola agen biro perjalanan secara mandiri. 

Memang keuntungan menggunakan jalur Haji Khusus Non Kuota adalah kita tidak perlu antri menggunakan kuota, artinya bisa memotong antrian dari yang menggunakan sistem Kuota, namun resiko yang sebanding adalah gagalnya Jamaah ke tanah suci juga sangat besar kalau visa tidak dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Arab Saudi. Jadi saran saya jangan pernah memilih Haji Khusus Non Kuota, karena kita akan “bertaruh” dengan resiko gagal berangkat !!!. 
Tampilan Website Haji Kementerian Agama Republik Indonesia


Calon jamaah sebaiknya memang rutin mengecek nomor porsinya. Karena memang estimasi tahun keberangkatan itu bisa berubah setiap saat yang disebabkan banyak hal, misal pengurangan kuota akibat renovasi Masjidil Haram, atau ada calon jamaah haji yang meninggal duluan sebelum berangkat haji. 

Tetapi untuk cek nomor porsi ini sering mengalami error. Jika kita tidak bisa melihat estimasi pemberangkatan calon jamaah, mungkin saat itu sedang dalam perbaikan database terutama saat musim haji dan beberapa waktu setelahnya. Perbaikan database dilakukan rutin oleh Kemenag. Ini dikarenakan Kemenag mulai mengupdate lagi nomor porsi calon jamaah setelah pulang dalam pelayanan jamaah haji dari tanah suci. Jadi kalau kita tidak bisa mengeceknya, coba cek lagi di lain hari atau menghubungi Call Center Haji Indonesia (021) 500425 atau mintalah bantuan melalui agen biro perjalanan haji khusus tempat kita mendaftar untuk mengeceknya atau bisa juga kita datang langsung atau menghubungi Kantor Wilayah Kemenag setempat. 

Setelah 4 tahun Kami menunggu (Mulai dari 06 September 2012) saya rajin dan rutin mengecek nomor porsi di Website Haji Kementerian Agama Republik Indonesia. Tepat pada hari Minggu tanggal 12 Juni 2016 masing-masing dari Handphone kami mendapatkan Short Message Service (SMS). Isi SMS tersebut adalah sebuah pemberitahuan dari agen biro perjalanan tentang keberangkatan Haji Khusus Kuota Kementerian Agama Republik Indonesia.   
Short Message Service (SMS) pemberitahuan keberangkatan Haji Khusus Kuota Kementerian Agama Republik Indonesia


Alhamdulilah, itulah ucapan pertama yang paling tepat kami ucapkan ketika melihat dan membaca SMS tersebut. Akhirnya setelah 4 tahun penantian, kabar menyejukkan hati itu datang juga. Setelah mendapatkan SMS tersebut, pada saat itu juga Minggu, 12 Juni 2016 saya langsung cek dan ricek untuk mencari informasi pasti dan lebih akurat lagi dengan membuka situs Kementerian Agama Republik Indonesia di http://haji.kemenag.go.id dan Twitter Kementerian Agama Republik Indonesia di Informasi.Haji ‏@InformasiHaji. 

Pada Twitter tertanggal 11 Juni 2016 terdapat 2 buah Twitt yang sangat penting, yaitu Twitt yang pertama adalah “Berhak Lunas Haji Khusus Tahap 2” dan Twitt yang kedua adalah “Kriteria dan Jadwal Pelunasan Haji Khusus 2”. Langsung saja saya buka Twitt dan mendownload file PDF (Portable Document Format) tersebut. Alhamdulilah, ternyata memang nama kami ada termasuk didalam Daftar Nama Berhak Lunas Haji Khusus Tahap II Tahun 1437 H / 2016 M.  
Twitter di Informasi.Haji ‏@InformasiHaji “Berhak Lunas Haji Khusus Tahap 2” Tahun 1437 H / 2016 M dari Kementerian Agama Republik Indonesia

Twitter di Informasi.Haji ‏@InformasiHaji “Kriteria dan Jadwal Pelunasan Haji Khusus 2” Tahun 1437 H / 2016 M dari Kementerian Agama Republik Indonesia  


Dengan membuka file PDF tersebut saya tidak ada kesulitan untuk mencari nama saya dan istri. Cukup melihat nomor porsi yang sudah disusun secara teratur sesuai dengan pertama kali kita daftar sebagai jamaah haji khusus kuota Kementerian Agama Republik Indonesia. Tanggal daftar kami pada tanggal 06 September 2012 dan dengan jelas tercantum kalimat di jalur kanan nama saya dan istri “nomor porsi berikutnya siap berangkat”. Alhamdulilah, harapan kami untuk menjalankan ibadah haji sudah semakin dekat terkabulkan.
Daftar Nama Berhak Lunas Haji Khusus Tahap II Tahun 1437 H / 2016 M Kementerian Agama Republik Indonesia

Daftar Nama Berhak Lunas Haji Khusus Tahap II Tahun 1437 H / 2016 M Kementerian Agama Republik Indonesia


Tanpa tunggu waktu lagi, keesokkannya pada Senin tanggal 13 Juni 2016 kami menuju ke agen biro perjalanan dan kami segera melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) untuk haji khusus tersebut. Kami hanya diberi waktu 4 hari saja untuk segera melunasi semua Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) untuk haji khusus, terhitung sejak 13-16 Juni 2016.

Awalnya kami mengambil paket haji khusus sekamar berempat dengan total biaya sebesar 10.000 US Dollar per orang. Karena kami sudah melakukan Setoran Awal pada tanggal 06 September 2012 sebesar 4.000 US Dollar per orang, maka sisa kekurangan tahap II yang harus kami bayar adalah sebesar 6.000 US Dollar per orang. Jadi total kami sudah membayar lunas 10.000 US Dollar per orang. Pada saat itu nilai kurs 1 US Dollar = 13.345 Indonesian Rupiah.  
Bukti Setoran Tahap II Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Khusus Tahun 1437 H / 2016 M   


Tetapi setelah berdiskusi dengan istri, akhirnya kami putuskan untuk mengambil paket haji khusus sekamar berdua. Kami mengambil paket haji khusus sekamar berdua dengan total biaya sebesar 11.000 US Dollar per orang. Maka Selasa tanggal 21 Juni 2016 kami menambah kembali kekurangan pembayaran sebesar 1.000 US Dollar per orang. Jadi total sekarang kami sudah membayar 11.000 US Dollar per orang. Pada saat akhir kami melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tersebut nilai kurs 1 US Dollar = 13.375 Indonesian Rupiah.
Bukti Setoran Tahap II Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Khusus Tahun 1437 H / 2016 M   


Setelah semua beres urusan administrasi dan berkas, maka dengan berjalannya waktu, pada Rabu tanggal 13 Juli 2016 agen biro perjalanan mengirimkan kami sebuah Undangan dan Jadwal untuk melakukan Manasik Haji serta Jadwal Perjalanan Haji 1437 H / 2016 M. 

Bagi kami Ibadah haji adalah sebuah perjalanan ibadah bukan semata-mata perjalanan wisata. Karena itu hendaknya kita benar-benar memahami dan menjalankan seluruh tahapan ibadah dengan sabar dan ikhlas. Alangkah sia-sianya perjalanan ibadah yang telah menguras begitu banyak energi dan biaya harus kehilangan keberkahannya. 

Untuk agar kita bisa benar-benar memahami seluruh tahapan ibadah haji, maka kami pun mengikuti Manasik Haji. Manasik Haji akan dilakukan secara serentak untuk semua peserta yang akan berangkat. Agen biro perjalanan akan melaksanakan Manasik Haji selama 4 hari full sejak dari Kamis, 21 Juli 2016 sampai dengan Minggu, 24 Juli 2016 dan semua biaya Manasik Haji ini adalah gratis.
Undangan Manasik Haji 1437 H / 2016 M


Semua kegiatan Manasik Haji 1437 H / 2016 M ini dilakukan di Hotel Garuda Plaza Jl. Sisingamangaraja No. 18 Medan dan untuk praktek lapangan tatacara ibadah hajinya sendiri langsung dilakukan di Asrama Haji Embarkasi Medan, Jl. Jenderal Abdul Haris Nasution, Kelurahan Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor, Medan.
Jadwal Manasik Haji 1437 H / 2016 M 


Kegiatan manasik dari tanggal 21-23 Juli 2016 diisi dengan tata cara manasik umrah dan haji, kegiatan seputaran tempat suci di Makkah Al-Mukkarammah dan Al-Madinah Al-Munawwarah, bimbingan tauhid dan akhlak berhaji serta ceramah kesehatan untuk para jamaah haji. 

Kegiatan hari pertama Kamis, 21 Juli 2016 yang paling utama adalah pemeriksaan kesehatan dan Suntik Vaksin Meningitis. Untuk Pemeriksaan kesehatan dan Suntik Vaksin Meningitis ini juga diberikan secara gratis. Vaksin Meningitis adalah vaksin yang disuntikkan kepada para jamaah haji dan umrah yang hendak melaksanakan ibadah haji dan umrah, dengan tujuan mencegah penularan Infeksi Meningitis Meningokokus (radang selaput otak) antar jamaah. 

Sejak tahun 2002, Kementrian Kerajaan Arab Saudi mengharuskan negara-negara yang mengirimkan jamaah haji dan umrah untuk memberikan Vaksin Meningitis dan menjadikannya syarat pokok dalam pemberian izin haji dan umrah. Tidak semua Rumah Sakit (RS) diberikan wewenang untuk menerbitkan Yellow Book (Buku Kuning). Hanya Balai Kesehatan Pemerintah yang terletak di sekitar Bandara atau Pelabuhan saja yang bisa menerbitkan Yellow Book ini. 

Sertifikat ini bisa digunakan selama 2-3 tahun. Sebagai bukti bahwa kita telah divaksin, kita harus memiliki buku kuning yang bertuliskan International Certificate of Vaccination or Prophylaxis (ICV) yang asli. Buku kuning (Buku ICV) ini memuat data nama, alamat, jenis kelamin, jenis vaksin, foto, nomor batch, nomor kode buku (running number), tanggal penyuntikan, nama dokter yang menyuntikan dan harus ada barcodenya (Sistem Security Printing, Barcode Running Number System). 

Untuk penyuntikan Vaksin Meningitis ini hanya istri saya saja yang di Suntik Vaksin Meningitis, saya tidak Suntik Vaksin Meningitis lagi, karena pada Agustus 2015 saya baru Suntik Vaksin Meningitis untuk berangkat melaksanakan ibadah umrah pada tanggal 19-27 Desember 2015.  
International Certificate of Vaccination or Prophylaxis (ICV) atau yang lebih dikenal sebagai Yellow Book (Buku Kuning)

International Certificate of Vaccination or Prophylaxis (ICV) atau yang lebih dikenal sebagai Yellow Book (Buku Kuning)


Setelah kegiatan Pemeriksaan kesehatan dan Suntik Vaksin Meningitis, pada saat hari Jumat, 22 Juli 2016 pihak agen biro perjalanan memberikan informasi mengenai pembayaran Dam. Dam menurut bahasa artinya adalah darah, sedangkan menurut istilah berarti mengalirkan darah (menyembelih ternak yaitu kambing, unta, atau sapi di Tanah Haram dalam rangka memenuhi ketentuan manasik haji). 

Karena kami berencana melaksanakan Haji Tamattu, maka kami diharuskan membayar Dam Nusuk (Dam Tamattu). Dam Nusuk (Dam Tamattu) sendiri artinya adalah karena aturan ibadah, yaitu hubungannya dengan cara pelakasanaan Ibadah Haji, yang dikenakan bagi orang-orang yang mengerjakan Haji dengan cara Tamattu atau Qiran. Kami putuskan menitipkan pembayaran Dam ini ke agen biro perjalanan untuk nantinya membayar Dam Nusuk (Dam Tamattu) tersebut setelah selesai pelaksanaan umrah wajib bagi Haji Tamattu, yaitu menyembelih ternak Dam pada tanggal 10 Dzulhijjah sesudah melontar jamrah Aqobah. 

Pembayaran Dam dilakukan di Tanah Makkah bukan di Madinah ataupun di Tanah Air. Jadi kami hanya menitipkan pembayaran, lalu nanti agen biro perjalanan yang akan melaksanakan Dam Nusuk (Dam Tamattu) dengan menyembelih ternak di Makkah Al-Mukkarammah dengan disaksikan oleh perwakilan dari jamaah haji. Untuk membayar Dam Nusuk (Dam Tamattu) ini kami dikenakan biaya sebesar 100 US Dollar per orang. Pada saat itu nilai kurs 1 US Dollar = 13.150 Indonesian Rupiah.
Biaya Dam Nusuk (Dam Tamattu) untuk menyembelih ternak Dam pada tanggal 10 Dzulhijjah 1437 H        


Pada hari Sabtu, 23 Juli 2016 kami mengikuti kegiatan yang tidak kalah penting dan sangat perlu, yaitu ceramah kesehatan untuk para jamaah haji. Pada ceramah ini ditekankan bahwa kita sangat perlu mengatur pola makan dan istirahat. Haji ini kegiatan ibadah, tetapi jangan sampai mengabaikan kesehatan. Perbanyak mengkonsumsi buah dan sayur, serta selama ditanah suci nanti perbanyak minum air zam-zam. Yang perlu diingat lagi, kita juga disarankan untuk mempersiapkan bekal obat-obatan untuk gejala-gejala penyakit ringan bagi diri sendiri seperti obat diare, obat influenza dan lain-lain yang ditempatkan dalam satu kotak yang praktis dan mudah dibawa. 
Tips Menjaga Kesehatan dalam Perjalanan Ibadah Haji


Untuk kegiatan selanjutnya pada hari Minggu, 24 Juli 2016 kami melakukan praktek lapangan tatacara ibadah haji di Asrama Haji Embarkasi Medan. Persiapkan Fisik dengan baik, karena hampir 70% porsi ibadah haji sangat mengandalkan ketahanan fisik terutama karena suhu udara yang panas dan terik serta banyak mengandalkan jalan kaki seperti saat wukuf, thawaf dan sa’i. Jadi yang biasa naik kendaraan, mulai sekarang berlatih berjalan 2-3 kilometer perhari. Usahakan sebelum berangkat haji, Anda telah berlatih banyak berjalan kaki ya.
Jadwal Perjalanan Haji Khusus Tahun 1437 H / 2016 M


Dalam publikasi resmi yang ditandatangani oleh Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri tertanggal 19 Januari 2016 atau tepatnya 8 bulan dari jadwal pemberangkatan ibadah haji tahun 2016, Kementerian Agama Republik Indonesia telah merilis Jadwal Lengkap Rencana Perjalanan Haji (RPH) Tahun 2016. 

Dimana pada tanggal 09 Agustus 2016 (06 Dzulqa’dah 1437 H) akan dilaksanakan awal pemberangkatan calon jamaah haji gelombang I dari Indonesia langsung menuju bandara Madinah. Selanjutnya pada tanggal 22 Agustus 2016 (19 Dzulqa’dah 1437 H) akan dilaksanakan awal pemberangkatan calon jamaah haji gelombang II dari Indonesia langsung menuju bandara Jeddah. 

Dengan demikian karena kami berangkat pada tanggal  29 Agustus 2016 (26 Dzulqa’dah 1437 H) maka kami adalah termasuk calon jamaah haji gelombang II dengan tujuan Medan – Jeddah. Sedangkan untuk jadwal Wukuf di Arafah akan dilaksanakan pada 09 Dzulhijjah 1437 Hijriyah yang bertepatan dengan tanggal 10 September 2016 Masehi. 

Kementerian Agama Republik Indonesia juga telah merilis jadwal awal pemulangan jamaah haji gelombang I dari Mekkah melalui bandara Jeddah ke Indonesia yang dijadwalkan pada 17 September 2016 (16 Dzulhijjah 1437 H). Lalu sejak tanggal  30 September 2016 (29 Dzulhijjah 1437 H) merupakan jadwal awal pemulangan jamaah haji gelombang II dari bandara Madinah ke Indonesia. Dengan demikian karena kami pulang pada tanggal  23 September 2016 (22 Dzulhijjah 1437 H) maka kami adalah termasuk jamaah haji gelombang I dengan tujuan Jeddah - Medan.
Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Khusus Tahun 1437 H / 2016 M (Catatan PENTING : Alangkah sia-sianya perjalanan ibadah yang telah menguras begitu banyak energi dan biaya harus kehilangan keberkahannya)... Sooooo, persiapkan segala sesuatunya dengan baik


Menurut saya untuk mencapai haji yang mabrur ini, tidak hanya kesiapan waktu dan biaya saja. Cukup banyak hal yang harus kami persiapkan. Dari semua keperluan persiapan melaksanakan Ibadah Haji saya dan istri, terdapat satu hal yang “paling utama” tetapi justru “paling terakhir” baru bisa kami bereskan, yaitu masalah Visa Haji. 

Bagi Kami Pengalaman Membuat Visa Haji ini adalah Pengalaman yang paling super membuat jantung dag-dig-dug. Penuh dengan Huru-Hara. Mengapa demikian ? Iya, biasanya saya kalau akan berpergian ke suatu Negara yang mewajibkan setiap pengunjungnya memakai visa untuk masuk, maka semua urusan visa sudah saya urus sendiri jauh-jauh hari sebelum keberangkataan. Tetapi untuk keberangkatan haji ini agak sedikit mepet dalam hal membuat Visanya. 

Ini disebabkan karena kabar keberangkatan haji ini juga baru kami ketahui 2 ½ bulan sebelum keberangkatan. Dimana jadwal keberangkataan haji kami akan dimulai pada 29 Agustus 2016 (26 Dzulqa’dah 1437 H), sedangkan saya dan kelurga sudah memiliki jadwal terbang ke luar negri hingga 2017. Kami telah memiliki rencana diawal Agustus 2016 yaitu tanggal 01- 04 Agustus 2016 untuk melakukan perjalanan 4 Hari ke 4 Kota dari 3 Negara. Semua persiapan untuk perjalanan ini telah kami lakukan dan kami berencana akan mengurus visa haji setelah kepulangan kami dari  perjalanan tersebut. 

Jadilah kami menyerahkan Passport untuk pengurusan visa haji ini ke agen biro perjalanan pada hari Jumat, 05 Agustus 2016. Pengurusan visa haji ini harus dilakukan di Jakarta. Sedangkan kami menetap di Medan dan hari Sabtu-Minggu libur untuk pengurusan visa. Jadi otomatis Senin, 08 Agustus 2016 baru akan mulai diproses pengurusan visa haji ini. Jadi waktu yang tersisa untuk pengurusan visa haji ini hanya tinggal 21 hari lagi dari jadwal keberangkatan haji kami. 

Jantung semakin dag-dig-dug lagi dengan banyaknya berita di TV Nasional setiap harinya yang mengabarkan bahwa masih terdapat 7.000 orang calon jamaah haji yang masih belum memiliki visa untuk keberangkatan haji. Jadilah setiap minggunya saya memfollow perkembangan pengurusan visa haji saya dan istri. Alhamdulilah, tanggal 19 Agustus 2016, tepatnya 10 hari sebelum jadwal keberangkatan haji kami, visa haji kami pun selesai. Taraaaaaa, kami siap untuk berangkat menunaikan ibadah haji.
Visa Haji Saya



Visa Haji Istri Saya



Selain persiapan masalah waktu dan biaya, juga diperlukan persiapan fisik, mental dan spiritual. Bagi kami persiapan mental terutama menghilangkan perasaan dan pikiran negatif yang dapat mengganggu konsentrasi beribadah. Kami juga harus ikhlas meninggalkan apa yang kami punya sekarang, baik harta maupun anak-anak kami. 

Kami yakin bahwa Allah akan menjaga keluarga kami selama perjalanan haji yang sedang kami laksanakan dan yakin akan kemudahan serta pertolongan Allah SWT pada saat kami menjalankan ibadah di Tanah Suci. Niatkan Lillahi Ta'ala. Segala sesuatu perbuatan diawali dari niat, karena dengan niat yang baik, Insya Allah semua perbuatan baik akan berbuah baik. Maka berniatlah semata-mata hanya karena mengharap ridho dari Allah SWT, bukan berharap pujian dari sesama manusia.


Countdown haji 1437 H / 2016 M hanya tinggal menghitung hari saja, semua rangkaian kegiatan menjelang keberangkatan telah selesai kami lakukan. Sekarang mulailah kami melakukan penyusunan perlengkapan haji yang harus kami bawa. Setiap kali kalau kita akan melakukan perjalanan pastilah ada sejumlah barang yang mesti kita bawa, demikian juga dengan perjalanan Ibadah Haji kali ini. Sebenarnya semua barang-barang ini bisa dibeli saat di Makkah Al-Mukkarammah atau di Al-Madinah Al-Munawwarah. Tetapi buat kami, semua perlengkapan ini kami persiapkan dari negara tercinta Indonesia. 

Sekedar berbagi saja, mau dibawa atau tidak pilihan ada ditangan anda. Berikut beberapa barang yang sebaiknya dibawa oleh para jamaah,  khususnya jamaah laki-laki, yaitu :
Check List Barang Bawaan Perjalanan Ibadah Haji

Lalu untuk jamaah perempuan tambahkan beberapa hal dibawah ini, yaitu :
Check List Barang Bawaan Perjalanan Ibadah Haji
 

Jangan berfikir bahwa “Wah banyak amat, Wah repot kali, Mberat-beratin aja, nanti numpang dan pinjam sama yang lain aja”, JANGAN !!! Bawalah perlengkapan ini sendiri, sehingga kita bisa berbagi dan bersedekah beberapa perlengkapan dengan mengikhlaskannya kepada yang lain, sehingga bawaan kita bisa menjadi ladang beramal. Insya Allah perjalanan kita akan dimudahkan Allah SWT.
Check List Barang Bawaan Perjalanan Ibadah Haji



Dengan bekal barang bawaan kami yang lumayan banyak (ya iyalah, secara pergi 26 hari gitu loooh), jadilah kami berangkat dengan membawa 4 buah koper yang telah dibagikan oleh pihak agen biro perjalanan. Semua koper bawaan para jamaah diserahkan pada Minggu, 28 Agustus 2016 satu hari sebelum tanggal keberangkatan. 

Tidak lupa juga kami menunaikan semua kewajiban di Tanah Air. Sebelum kami meninggalkan tanah air, kami pastikan bahwa keluarga dan anak-anak yang kami tinggalkan di tanah air mendapatkan cukup nafkah selama kami pergi berangkat berhaji. Dan kami pastikan bahwa kami tidak memiliki hutang yang harus dilunasi sehingga tidak menjadi beban berat bagi keluarga yang kami tinggalkan.
Koper yang kami serahkan ke agen biro perjalanan pada tanggal 28 Agustus 2016


Setelah semua urusan di tanah air selesai, hari ini Senin, 26 Dzulqa’dah 1437 H/ 29 Agustus 2016, saatnya saya dan istri memulai perjalanan ibadah haji. Tidak lupa kami berdoa dan meminta restu kepada kedua orang tua agar perjalanan ibadah haji kami ini berjalan lancar. Dan semua alat komunikasi dapat saya pastikan dapat terhubung dan dihubungi oleh keluarga selama 24 jam dari tanah air.
Keberangkatan Haji Khusus Kuota Kementerian Agama Republik Indonesia, PT. Siar Haramain International Wisata, Senin, 26 Dzulqa’dah 1437 H /  29 Agustus 2016



Demikian informasi “A-Z Persiapan Melaksanakan Ibadah Haji” yang kami lakukan. Ada banyak doa yang ingin kami panjatkan, ada banyak hal yang ingin kami adukan, baik dosa maupun kelalaian sehingga dapat dilebur dan dimusnahkan untuk menemui Mu dengan segenap kerinduan dan kerendahan hati. Semoga bermanfaat dan kami dapat mencapai haji yang mabrur. Amiin.....
Keberangkatan Haji Khusus Kuota Kementerian Agama Republik Indonesia, PT. Siar Haramain International Wisata, Senin, 26 Dzulqa’dah 1437 H /  29 Agustus 2016











9 komentar:

  1. Izin copas daftar bawaannya mas, semoga mas dan Mbak selalu jadi haji dan hajjah mabrur, doakan kami untuk dimampukan Allah memenuhi panggilanNya...aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tq uda singgah... Silahkan... Semoga ibadah hajinya berjalan lancar ya...

      Hapus
  2. subhannalloh semoga menjadi haji mabrur, alangkah sangat baik kalau ceritanya dibuatkan seperti buku, cerita pengalaman dan kenangan saat perjalanan haji dituangkan dalam photobook sebagai pengalaman yang akan bercerita untuk anak dan cucunya, kami siap membantu.

    BalasHapus
  3. Subhanallah sekali cerita nya, semoga kita termotivasi ya

    BalasHapus
  4. Ligasuper88 Pusat Taruhan Online Terpercaya!!
    -----------------------------
    Promo Spesial :
    » New Member Sportsbook 30%
    » New Member Live Casino 30%
    » New Member Slot Online 50%
    » Cashback Sportsbook 10%
    » Rollingan Live Casino 1%
    » Rollingan Slot Online 1%
    » Bonus Referal 2%
    -----------------------------
    Permainan Tersedia :
    » Sbobet Sportsbook
    » Sbobet Casino
    » Sbobet Toto Draw
    » Ibcbet/Maxbet
    » Sabung Ayam
    » Tembak Ikan
    » Slot Pragmatic Play
    » Slot Habanero
    » Slot Spadegaming
    » Slot Joker
    » Slot Microgaming
    » Slot Toptrend
    » WM Casino
    » Sexy Bacccarat
    » Ebet Casino
    -----------------------------
    Support Bank Ligasuper88 :
    BCA >MANDIRI >DANA >BNI >BRI > GO PAY > OVO > PANIN > ATM BERSAMA
    -----------------------------
    Daftar & Jutawan Sekarang Juga !
    Hubungi Kontak Resmi Kami Dibawah ini (Online 24 Jam Setiap Hari) :
    -----------------------------
    » Whatsaap 1 : +85561375501
    » Whatsaap 2 : 081315849567
    » Line : Ligasuper88
    » Link : www.ligasuper88.com

    BalasHapus
  5. mashaallah...terima kasih atas perkongsian pengalaman...doakan saya juga dapat tunaikan haji inshallah

    BalasHapus